Kawan, seminggu yang lalu kami berempat (Saya, Pak Bambang, Capt Rusli, Campboss Thoyib) berencana untuk mampir ke Toba selepas pulang dari Langsa.

Danau Toba sendiri berada di Parapat, Kabupaten Simalungun Sumatera Utara, 250 KM ke arah barat dari Kota Medan, perjalanan lewat darat kita tempuh selama 5 jam kurang lebihnya. Kemarin kita berangkat dengan menyewa mobil dari Medan. 350 ribu untuk sehari semalam. Berangkat hari Rabu jam 21:00 dengan rute perjalanan Medan-Lubuk Pakam-Serdang Bedagai-Pematang Siantar-Parapat. Jalan yang lebar dan mulus kita lewati hanya sampai Siantar, setelah itu jalan mengecil hingga 2 jalur saja, dengan trek yang naik turun berkelok kelok dan tanpa lampu penerangan jalan pula, waspada tingkat satu harus selalu diprioritaskan. Example saja, pas perjalanan berangkat itu kita pas pasan dengan avanza item yang remek nabrak pohon. Makanya sekali kita merem karena ngantuk bisa lewat nyawa kita.

Sampai di Parapat jam satu malam, suasana dingin dan sepi yang kita temui. Cukup heran karena saat kita menuju Danau Toba bersamaan dengan digelarnya acara Pesta Danau Toba yang diiklankan di seluruh televisi, tapi kok sepi ya? berbanding terbalik dengan kehidupan malam di puncak yang rame menawarkan tempat menginap, disini kita bingung mau menginap dimana. Dua penginapan kita masuki dengan hasil penginapan pertama tak ada penunggunya alias sepi. Penginapan kedua kamar tinggal satu sedangkan kita berlima dengan driver, akhirnya kita putuskan untuk menginap di salah satu hotel terbesar di sana namanya Danau Toba Cottage Pardede. Kamar ternyata masih banyak, dengan tarif 250 ribu sampai 2 juta kita memilih jenis kamar superior seharga 350 ribu. Kamar sih standar losmen, dengan 2 tempat tidur dan televisi tanpa Air Conditioner tentunya, sementara air panas hanya tersedia pukul 6 sampai 8 pagi. Cukup mahal tentunya tetapi cukup lumayan karena view dari depan kamar adalah Si Danau yang hanya 10 langkah di depan kamar08102009(001)

Pagi hari setelah sarapan dengan menu nasi goreng satu satunya di restoran hotel, kami berencana menyeberang ke Pulau Samosir dengan membawa serta mobil kita menggunakan jasa feri. Ternyata saudara saudara, kita ketinggalan feri. Feri hanya beroperasi dari jam 6 pagi sampai jam 7 malam dengan interval waktu 3 jam, maksudnya apabila kita ketinggalan feri yang berangkat jam 9 dari dermaga Parapat, maka feri akan berangkat lagi dari tempat yang sama pukul 12 siang.

Ada solusi lain yaitu menyeberang dengan menggunakan boat dengan ongkos 4 ribu, tetapi harus menunggu penumpang penuh. Dan akhirnya kita sepakat untuk menyewa boat saja daripada menunggu boat yang terlalu lama penuhnya. Kita ditawarin 450 rb untuk diantar ke semua tujuan wisata di Pulau Samosir tanpa batas waktu, dengan sedikit tawar menawar akhirnya kita dapat 350rb.

Boat dengan panjang kira kira 15 meter dengan daya angkut sekitar 50 orang, hanya kita isi dengan 5 orang. Perjalanan Parapat-Samosir ditempuh kira kira 35 menit, dengan sebelumnya mampir ke objek wisata Batu Gantung.

Next destination kita diturunkan di dermaga Tomok. Tomok adalah sebuah desa yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Di desa Tomok ini kita dapat menjumpai museum, kuburan tua Raja Sidabutar, Sigale gale dan aneka toko suvenir tempat kita membeli oleh oleh. Jasa pemandu kita gunakan untuk mendampingi perjalanan kita. Bagusnya para guide disini tidak menyebutkan tarif berapa mereka dibayar, alias seikhlasnya.

Setelah puas kita berjalan jalan dan beli oleh-oleh tentunya kita makan siang di pinggir danau dengan menu ikan bakar khas air tawar. Ada mujair, nila, dan ikan mas. Sangat disarankan untuk tidak sembarangan makan di daerah ini karena hanya satu dua warung makan yang menuliskan kata halal di warungnya, itupun masih tanda tanya bagi kami. Setelah membayar guide 50 ribu saja, kami melanjutkan perjalanan menyusuri Danau Toba. Cukup sayang karena waktu kami yang terbatas kami tidak bisa mengeksplor semua keindahan Pulau Samosir. Niatan awal dengan 2 hari berada di Danau Toba tidak terlaksana karena tiadanya tiket pesawat di hari Sabtu, sehingga kami terpaksa mempercepat kunjungan hanya sampai hari Kamis karena tiket tertanggal 9 Oktober alias hari Jumat.

Sampai di dermaga Parapat jam 2 siang, kami meluncur ke Medan kembali dengan mengambil jalur memutar, yaitu melewati Kabanjahe, Karo dan Berastagi.

Di boatDi boat jugaSigale galeLake Toba

Total biaya yang kita keluarkan adalah

Tiket Garuda Indonesia  Jakarta-Medan kelas Ekonomi PP : Rp 3.000.000

Sewa mobil Avanza 24 jam : Rp 350.000

Bensin Avanza PP : Rp 150.000

Kamar hotel satu malam : Rp 350.000

Sewa boat : Rp 350.000

Jasa Guide : Rp 50.000

Makan dan lain lain : On depend your self

Okey kawan, selamat berlibur yah, HORAS !!!

Kawan, Demas mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1430 H ya, taqobballahu minna wa minkum minal aidin wal faizin. Mohon maaf atas segala kesalahan Demas, baik yang sengaja maupun yang tidak disengaja, semoga kita semua kembali menjadi manusia yang fitrah, amiin.

Wew..sudah lama sekali aku tak menulis. Padahal practice is the best teacher kata Om Budi Maryono. Yeah bingung karena banyak kegiatan ngga penting diluar pekerjaan dan kuliah yang aku kerjakan, sampai-sampai baru inget uda berapa bulan aku tak menulis, jangankan di blog, di notes yang biasa aku bawa pun tak pernah lagi. Seakan tenggelam dalam kesibukan dan fesbukan hee..

Kawan, alhamdulillah beberapa hari yang lalu usiaku genap 24 tahun. Aku cuma bisa bersyukur atas apa yang diberikan Allah SWT kepadaku. Kesehatan, rezeki, pekerjaan yang halal. Sungguh aku bersyukur atas semua itu. Orang – orang di sekitarku, Papa Mama, Indy, Mba Patty sekeluarga, kawan – kawan tentunya..a lot of gratefull thanks for you all.

Okey deh, harapanku saat ini hanya semoga Demas bisa menjadi seorang yang bermanfaat bagi semuanya. Amiin.

Oya tunggu tulisanku berikutnya ya….

Ciao

Kawan, sekedar sharing ya..barangkali ada yang mau nambahin listnya atau mau request tempat jajan apa yang pengen di cicipi di Semarang tentunya, dan saya awali dengan Pempek. Karena makanan yang satu ini merupakan makanan favorit saya.

1. Pempek Ny Kamto.
Lokasi di DP Mall lantai 3, harga 6rb sampai 9rb per item, jam buka menyesuaikan jam buka mall. *bisa delivery lo..

2. Pempek Gajahmada.
Lokasi di jalan Gajahmada, kiri jalan kalo dari arah simpanglima persis pas di gang sebelah istana buah. Harga masih murah sekitar 5rb sampai 7500. Buka cabang di jalan Soegjapranata setelah ADA Siliwangi.

3. Pempek Edelweis.
Lokasi di jl Sumurboto ke arah Undip tembalang, kanan jalan di seberang SPBU. Harga sama sekitar 6rb-9rb.

4. Pempek (lupa namanya tapi satu group nih pempek kayaknya).
Lokasi Jl Majapahit kiri jalan dari arah simpanglima sebelum ADA Majapahit, Jl Ki Mangunsarkoro stadion di balik tembok SMP 32, yang terakhir di Jl Kelud Raya persis di depan pertigaan tumpang.

5. Pempek sewurungatus seketan.
Lokasi tersebar di beberapa pusat keramaian hehehe…

Jaga malam gini , baca – baca eramuslim.com yang oase iman bikin nyali ciut aja. Di satu sisi banyak kawan yang bilang kalo masa muda apalagi bujangan seperti saya harus dinikmati sepuas puasnya. Mumpung ada duit dan ada kesempatan kata mereka. Di sisi yang lain baca kutipan Surah Ali Imran 185 di oase iman tadi “Kullu nafsin dzaa ikatul mauut…” Sesungguhnya setiap yang bernyawa akan merasakan mati…jadi lemes deh sendi dan tulang, duh Gusti Allah saya kok jauh dari bekal akhirat kelak ya??

Ayo ayo,  saya harus segera memulai dan membenahi dulu kualitas dan kuantitas ibadah wajib dan sunnah. Saya percaya Gusti mboten sare. Allah tidak tidur, Dia pasti tau niat baik saya.

kawan, 2 hari ini banyak sekali masalah yag kuhadapi. Great semoga besok sudah lancar kembali InsyaAllah

Hmmmm
Fiuhhhh

Aku tak pintar bercerita kawan, tapi harus!! Harus kenapa?? ah tak tahu pula aku.

I have problem with my realtionship, not love relationship but more complicated I think..

Awalnya ada seseorang bernama depan Dinna bermarga Hutabarat yang menghubungi nomerku untuk sekedar kenalan dan berlanjut dengan makian, karena apa?? karena Dinna inilah sumber petaka buatku dimulai.

Dinna ini mengaku berasal dari Pekanbaru dan kerja di LIPI, dapat nomerku dari teman yang memang satu kantor dengannya, yang kemudian dia ikut berempati dengan mantan kekasih ku (kita sebut saja X), dia tahu setori ini dari temanku, dan dia juga menyalahkan aku kenapa aku memutuskan seseorang yang sampai saat ini masih mengharapkanku (ini versinya). aku tak banyak berkomentar dan menganggap dia hanya seseorang yang kurang kerjaan mengurusi kehidupan orang lain. Sampai hari jumat 2 minggu yang lalu Dinna sms “lu percaya kaga gw ada di semarang sekarang”
“bodo amat” jawabku.

Secara terus menerus Dinna mengupdate kegiatan dia di semarang, sampai siangnya dinna kasih info bahwa dia uda ada di rumahnya si X, setelah itu gelap tak ada kabar dari Dinna, bahkan ponselnya pun dia matikan. Sampai disini aku tak tahu apa yang Dinna bicarakan dengan si X.

Sampai besoknya si X meng SMS aku, “selamat ya yang uda mau nikah tahun ini, okey tolong jangan hubungi aku lagi”

Apa?? wah ini mesti kerjaan si Dinna batinku..bolak balik hubungi ponselnya masih belum aktif. Senin nya baru dia nongol, langsung aja tak brondong pertanyaan “ngomong apa aja lu ke dia?”
“gw ngaku calon istri lu, dan gw ngaku dalam waktu dekat ini gw mau nikah ama lu” jawab Dinna berasa tak bersalah.

Ckckck..bener bener uda klewatan ni orang, ngrusak hubungan orang..FYI sampai saat ini hubungan kita lancar-lancar saja, sebatas hubungan ex dengan ex. Hubungan baikku dengan mamanya, hubungan ku dengan pacarnya yang sekarang. Dan akhirnya bubar semua gara2 psikopat satu itu.

Senin itu ditambah lagi teman masa kecil memberikan statement agar jangan coba menghubunginya lagi karena dia sedang berusaha untuk menghapus bayanganku di hatinya.

Lengkap sudah, salahku apa?? mereka dengan kekasih mereka masing masing, dengan love life mereka, dan aku yang tak tahu menahu urusan mereka, yang dianggap bersalah karena telah dianggap hadir di pikiran dan hati mereka sampai saat ini!! terus dengan santainya mereka menyuruhku untuk tak menghubungi mereka lagi agar mereka merasa melupakanku..

Objek penderita kah aku??

Begitu sempurna sampai hari selasa keberangkatanku ke Langsa, si zus melancarkan aksi serupa. Untuk kasus yang ini aku memang bersalah, apapun alasanku aku tetap bersalah karena tidak sepantasnya aku seperti itu, walu sebenarnya zus, ada alasan di balik itu. Tapi udahlah..

Dimana cigarette ku aku membutuhkannya segera, dimana kopiku,

I need lot of caffein rt now!!

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian. Kecuali orang yang beriman dan beramal sholeh. Dan nasehat-menasehati dalam menaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran.
(QS Al Ashr 1-3)

Sudah cukup jelas kan kawan arti di dalam surat yang sering kita lafazkan di dalam shalat kita, mari bersama-sama kita resapi dan kita amalkan okey..

Allahuakbar

Hahaha mimpi buruk bagiku dan Mr Arief

Hari pertama kerja, masuk shift malam, setelah hand over dengan shift pagi, kamipun berdiskusi masalah instrument yang perlu kami adjust tiap harinya, pukul 17:45 terjadi blackout, atau istilahnya mati lampu. Sebagai operator jaga, prosedur sudah aku lakukan, check pressure all instrument, bypass all instrument system, sampai generator kembali berjalan dan ternyata ditemukan semua shutdown valve baik di plant ataupun di sumur telah mati alias ESD 1 (Emergency Shutdown 1) tingkatan tertinggi dari hierarki shutdown.

Setelah plant start up dan flow berjalan normal baru kita sedikit bernafas lega..

Tapi kenapa mesti pas aku ama Mr Arief yang giliran jaga ya?? (baca postingan terdahulu tentang shutdown juga)…mungkin kita berdua harus diruwat..

Yah siap-siap untuk investigasi jakarta, singapore, tokyo..

Capekk, pusing, Im tired for mentality now actually I think….

Aku minta maaf jika membuat mu bersedih